Get Adobe Flash player

FORUM EKONOMI ACEH JEPANG

Pada hari Senin tanggal 12 Nopember 2012, KPPBC Tipe A3 Sabang yang diwakili oleh Juan Herbert Girsang, menghadiri undangan seminar internasional Forum Ekonomi Aceh-Jepang 2012 dengan tema”Potensi Sabang sebagai Lokomotif Ekonomi Bagi Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata Provinsi Aceh dan Wilayah Barat Indonesia”. Acara yang bertempat di Kawasan wisata Gapang Resort tersebut menghadirkan pembicara-pembicara yang sangat berkualitas antara lain Duta Besar Jepang untuk Indonesia (diwakili oleh Wakil Duta Besar Makita Shimokawa) dan juga Gubernur Aceh yang berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Asisten II Gubernur yaitu Said Mustafa.

Acara ini dibuka oleh Walikota Sabang, Zulkifli H. Adam yang juga turut hadir sebagai pembicara didampingi oleh Wakil Walikota Sabang Nazaruddin. Turut hadir dalam acara ini antara lain Kepala BPKS, Walikota Kuala Langsa, Ketua DPRK, Kepala Bappeda Sabang, pimpinan-pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) lainnya, dan juga perwakilan dari dunia usaha seperti Hermes Hotel dan Bank Mandiri.

Dalam seminar yang berbentuk diskusi panel ini, para pembicara menyampaikan secara khusus tentang potensi pariwisata Sabang yang sangat menjanjikan namun belum dikelola secara optimal. Wakil Duta Besar, Makita Shimokawa, secara pribadi menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan Sabang. Dalam presentasinya, Makita Shimokawa menceritakan tentang hubungan kerjasama Indonesia Jepang yang sudah terjalin hampir 55 tahun dan akan terus ditingkatkan termasuk kemungkinan dukungan potensi wisata yang ada di Sabang. Makita Shimokawa menyampaikan beberapa hal yang harus diperbaiki antara lain akses informasi, transportasi, dan kenyamanan akomodasi untuk menunjang kemajuan di Sabang. Sementara itu, Walikota Sabang dalam kesempatan ini menyampaikan sejarah kejayaan Sabang dan segala potensi yang masih bisa digali di Sabang. Beliau menyampaikan pentingnya dukungan para investor untuk mau berinvestasi di Sabang. Secara khusus disampaikan kepada Makita Shimokawa tentang kemungkinan penunjukan Sabang sebagai sister city dari salah satu kota di Jepang.

Selain itu, ketersediaan dan pengembangan sumber daya manusia(SDM) juga menjadi isu menarik dalam diskusi terkait pentingnya SDM yang andal untuk bisa mendukung proses pengembangan potensi wilayah Sabang.

Dan pada akhir diskusi disepakati tentang pentingnya kesepahaman antar semua pihak baik masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha untuk memiliki visi yang sama tentang potensi dan pengelolaan wilayah Sabang. Acara yang berlangsung hingga sore hari ini kemudian ditutup dengan jamuan makan malam oleh Bapak Walikota Sabang di Pendopo Kantor Walikota Sabang. (Juan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*