Get Adobe Flash player

Sosialisasi SI PUMA

Banda Aceh (05/09), bertempat di Ruang Rapat Kanwil DJBC Aceh, Banda Aceh telah diadakan Sosialisasi Sistem Aplikasi Pengaduan Masyarakat yang disingkat dengan SIPUMA yang disampaikan oleh pemateri dari tim dari Kantor Pusat DJBC dipimpin oleh Bp. OKTO IRIANTO, S.IP., M.A. Hadir pada acara itu Kakanwil DJBC Aceh, Kabuki dan para Kabid Kanwil DJBC Aceh, dan para Kepala Kantor Pelayanan beserta staff di wilayah kerja Kanwil DJBC Aceh. Acara dibuka tepat pukul 08.00 WIB oleh Kakanwil DJBC Aceh, Bp. Harry Mulya.

SIPUMA adalah singkatan dari Sistem Aplikasi Pengaduan Masyarakat yang merupakan aplikasi yang dibangun oleh DJBC dan digunakan oleh DJBC untuk menerima dan menangani pengaduan masyarakat yang akan terintegrasi dengan WISE (Whistleblowing System, sistem pengaduan yang disediakan kementerian keuangan).  Sistem Aplikasi Pengaduan Masyarakat (SIPUMA), disiapkan oleh PUSKI DJBC untuk menampung, mengelola dan menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

Dalam usaha mewujudkan good governance maka pengaduan masyarakat merupakan salah satu instrumen pengontrol pelaksanaan tupoksi apakah telah dijalankan dengan benar atau belum. Sehingga pengaduan harus ditangani secara serius oleh setiap organisasi jika ingin terjadi perbaikan dan pengembangan organisasi. Pengaduan dapat terkait dengan kinerja dan kedinasan misalnya penyalahgunaan wewenang dan/atau pelanggaran disiplin atau yang tidak berkaitan dengan kinerja dan kedinasan yang dilakukan oleh pejabat dan/atau pegawai DJBC. Pengaduan tersebut bisa dilakukan dengan langsung atau tak langsung (melalui telepon, sms, atau media lainnya).
Dalam pemaparan dari Bapak Max Rori selaku Kasub Bidang Analisis dan Tindak Lanjut Kepatuhan Pelaksanaan Tugas PUSKI menyatakan bahwa dengan SIPUMA maka :

  • Pengadu dapat menyampaikan pengaduan secara langsung melalui website tanpa khawatir identitasnya diketahui namun jalur komunikasi dengan DJBC tetap terjaga.
  • Dapat mengelola pengaduan yang diterima secara langsung pada seluruh unit kerja di lingkungan DJBC.
  • Dapat mengelola pengaduan terkait pelanggaran disiplin pegawai dan masalah teknis operasional.
  • Proses penanganan pengaduan lebih cepat karena akan langsung dikirim oleh aplikasi.
  • Data penanganan pengaduan yang tersedia lebih lengkap dan up to date

Selanjutnya peserta sosialisasi SIPUMA diberikan pelatihan bagaimana menerima, memproses dan menindak lanjuti pengaduan dengan menggunakan aplikasi pengaduan tersebut, mengingat aplikasi baru maka perlu waktu untuk dapat menggunakan dan menguasainya dengan baik dan benar. Namun dibalik usaha itu setidaknya DJBC berusaha untuk senantiasa menjadi institusi yang secara berkesinambungan melakukan untuk menjadi institusi yang lebih baik, lebih bersih, guna menjalankan good governance. (MM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*