Get Adobe Flash player

STRATEGI BERANI BERBICARA DI DEPAN UMUM BAG. I

STRATEGI BERANI BERBICARA DI DEPAN UMUM (BAG. I)

Berbicara di depan umum secara dinamis dan efektif telah menjadi masalah bagi sebagian besar orang. Bagi sejumlah pekerja saat ini, berbicara di depan umum merupakan masalah yang semakin mendalam. Misalnya, dalam edisi New York Times baru-baru ini, ditulis “menurut para spesialis tempat kerja, ketakutan untuk berbicara di depan umum merupakan salah satu  penghenti karier paling umum di Amerika”.

Menurut jajak pendapat Gallup yang diselenggarakan belum lama ini, 40 % orang Amerika merasa takut terhadap kemungkinan berbicara di depan umum (satu-satunya yang lebih mereka takuti adalah ular!). artikel ini menyimpulkan bahwa kemampuan untuk berkomunikasi didepan sekelompok pendengar menjadi semakin penting di era komunikasi elektronik saat ini, dimana semakin banyak perusahaan yang meningkatkan penghargaan terhadap interaksi tatap-muka.

pidato

Oleh karana itu, kita harus mencari tahu termasuk dalam jenis kategori umum yang manakah kita?. Ingat: ini adalah sebuah alat untuk meraih pemahaman yang lebih mendalam mengenai diri kita. Tidak ada yang baik atau buruk. Jadi, jangan menilai diri sendiri atau merendahkan diri dalam bentuk apapun. Jenis kategori umum tersebut diatas dapat dibagi sebagai berikut:

1.      Penghindar

Kapan: saat baru saja mendengar kemungkinan menghadapi situasi berbicara di depan umum.

penghindar

Para pembicara mengalami tingkat kegelisahan tertinggi pada saat mereka baru saja mendengar kemungkinan akan berbicara didepan umum karena mereka bersedia melakukan apa saja agar tidak menjadi pusat perhatian, walaupun tindakan ini mungkin merugikan mereka secara pribadi dan professional.

2.      Antisipator

Kapan: sejak saat acara berbicara didepan umum  dijadwalkan

antisipator

Nama lainnya adalah “khawatir”, si Antisipator mengubah moto, siap sedia, ke tingkat yang sama sekali baru. Sikap yang selalu rapi, teratur, dan selalu gelisah serta tidak pernah bersantai. Dia akan membuat para teknisi pusing tujuh keliling Di ruang konferensi atau tempat presentasi.

3.      Adrenalis

Kapan:tepat sebelum acara

adrenalis

Si Adrenalis akan mengalami kegugupan yang luar biasa tepat sebelum acara berbicara dimulai. Lutut serta tangannya akan bergetar hebat. Terkadang disebut sindrom lawan atau lari. Gejala ini tidak berarti ada yang tidak beres dengan kita, walaupun jelas terlihat dan terasa seperti itu. Namun, sebenarnya adrenalin tengah menguasai kita. Setelah kita memamahami apa yang terjadi pada diri kita dan belajar cara untuk menangani semburan energi kegugupan, kita bisa mengubah agar menjadi keuntungan dengan mengubah energi dorongan untuk memberi penampilan yang lebih kuat dan mempesona.

4.      Improvisator

Kapan: selama acara berlangsung

improvisator

Si Improvisator akan merasa gugup sepanjang acara karena mereka adalah tipe orang “dimenit terakhir” yang entah menunda-nunda persiapan atau tidak menghabiskan waktu sedikit pun untuk bersiap-siap lalu bersusah payah mengatasi segala macam masalah yang seharusnya dengan mudah bisa dihindari kalau mereka membuat sedikit persiapan. Mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk konsep daripada isi pembicaraan. Berimprovisasi di tempat atau melakukannya sambil jalan, memicu kegelisahan yang terus menumpuk seiring semakin banyaknya improvisasi yang dilakukan.

 

Dengan menggunakan apa yang sudah dipaparkan tentang kita sejauh ini sebagai panduan untuk menentukan profil kegugupan pada diri kita sehingga kita bisa memeriksa berbagai jenis kendala yang memberi kontribusi atau menyebabkan kegelisahan yang membelenggu dengan tujuan agar kita bisa mengarahkan diri untuk mencapai solusi terbaik. (bersambung… bag II)

One Response to STRATEGI BERANI BERBICARA DI DEPAN UMUM BAG. I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*