Get Adobe Flash player

Surga Para Penyelam, Pantai IBOIH Sabang

Direktur Jenderal Bea dan Cukai beserta rombongan dari Jakarta dan Banda Aceh pada kunjungannya ke Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Tipe A3 Sabang tanggal 12 Oktober 2012 berkesempatan menikmati keindahan Pantai Iboih, menyelam di laut pinggir P. Rubiah dan menikmati senja di sana.

SURGA  PARA PENYELAM, demikian sebutan salah satu pantai di Sabang. Pantai Iboih demikian nama pantai tersebut, pantai ini memiliki pasir putih, air laut yang jernih, dan suasana yang tenang. Anda akan jatuh cinta, wisatawan asing maupun lokal yang berkunjung ke P. Weh selalu menyempatkan diri mengunjunginya untuk bisa melihat dan menikmati pesona keindahannya secara langsung.

Sekitar 45 menit dari pusat kota Sabang akan sampai di Pantai Iboih. Disana kita bisa melihat hamparan pasir putih yang menggoda, sementara di hadapannya terlihat Pulau Rubiah sebuah pulau yang konon dulunya menyatu dengan P. Weh dan nama Rubiah diambil dari nama seorang puteri Raja yang menyesali dan meratapi kesalahannya dengan menyepi di pulau tersebut hingga akhir hayatnya. Menyeberang dari Pantai Iboih menuju P. Rubiah dapat dilakukan dengan menyewa perahu-perahu yang ada disana, tersedia pula perahu dengan kaca yang siap mengantar kita berkeliling P. Rubiah sambil melihat keindahan bawahlaut.

Lautnya yang cantik menarik, airnya jernih berwarna biru dan hijau menghiasi lautan sejauh mata memandang, kehidupan bawah lautnyapun sangat sayang untuk dilewatkan. Dari atas perahu dapat terlihat ikan yang berwarna-warni mondar mandir memamerkan keindahannya dan karang-karang yang cantikpun menyambut kedatangan para penyelam.

Sehari waktu yang sangat pendek untuk bisa menikmati semua keindahan itu namun cukuplah untuk membuktikan betapa apa yang pernah kita baca dan dengar tentang IBOIH dan P. Rubiah, dunia bawah laut dan senja di P. Weh ternyata benar adanya. Penasaran…??? Silakan dibuktikan sendiri kesini. ( MM )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*